Buku

Six Thinking Hats

Mengelola Rapat & Membuat Keputusan Lebih Baik
By Edward de Bono
<
>
4 dari 8

Untuk mengingatkan orang akan kelemahan dari sebuah gagasan, maka digunakanlah warna hitam.

Hitam bermakna suram dan serius, serta pertanda untuk bersikap hati-hati dan waspada pada banyak kemungkinan yang bisa terjadi.

Banyak orang yang salah mengartikan tentang topi hitam dengan menganggapnya sebagai topi yang buruk. Memakai topi hitam bermakna kita harus bersikap waspada dan hati-hati.

Topi ini menunjukkan potensi masalah dan kesulitan. Dengan memakainya maka Anda berupaya menghindari bahaya untuk diri sendiri, orang lain serta masyarakat.

Kegunaan utama dari topi hitam adalah untuk memperkirakan risiko, bahaya, tantangan, masalah potensial dan kekurangan dari suatu usulan.

Topi hhitam dapat digunakan juga sebagai tantangan terhadap apa yang dihasilkan dari penggunaan topi kuning.

Tentu merupakan tindakan yang sangat tidak bijaksana jika langsung menindaklanjuti suatu usulan tanpa melakukan pertimbangan mendalam. Berdasarkan pertimbangan masak-masak akan risiko dan potensi masalah yang mungkin dihadapi, sebuah tindakan baru bisa dilakukan.  

Salah satu cara menyampaikan komentar dengan menggunakan topi hitam adalah dengan berkata, “Saya melihat bahaya…”

Penting sekali untuk memahami keunggulan dan pentingnya topi hitam.

Perlu diingat pula untuk tidak terlalu sering menggunakannya karena bisa sekedar sebagai pelampiasan ego untuk memberikan komentar negatif, bukan untuk kepentingan pemecahan dan perancangan sebuah hal lagi.

 

<
>
4 dari 8
Baca di Pimtar App Beli Buku Ini
Buku
Robert Twigger
Pelajari Hal-Hal Kecil dan Temukan Kebahagiaan Tersembunyi Didalamnya
Buku
Robert B. Cialdini
Sains dan Praktik tentang Membangun Pengaruh
Buku
Brittany Hennessy
Bangun Brand Personal Anda di Era Media Sosial
Buku
John Gray, Ph.D.
Buku Petunjuk Klasik untuk Memahami Hubungan Pria dan Wanita
Buku
Les Giblin
Pedoman Sukses Karir, Kehidupan Keluarga dan Sosial
Buku
Agung Laksamana
17 Pengkuan Professional PR & Kunci Sukses Membangun Karier pada Era Disrupsi