Buku

JumpStart Your Growth

Panduan 90 hari mengoptimalkan potensi pribadi dan potensi profesional Anda
By John C. Maxwell
<
>
2 dari 7

Potensi mengandung optimisme dan harapan. Dan juga menjanjikan keberhasilan. Apakah Anda punya potensi? Itu sudah pasti. Namun, apakah Anda punya perencanaan untuk pertumbuhan diri (personal development)? Harapan bukanlah strategi dan kerja keras tidak menjamin sukses.

Sebelumnya, Anda perlu memahami bahwa sering terjadi miskonsepsi tentang pertumbuhan atau perkembangan diri. Orang sering berpikir bahwa kerja keras otomatis akan membuat Anda berkembang, padahal hal itu juga dapat menahan Anda untuk menjadi diri Anda yang sesungguhnya. Miskonsepsi lainnya, misalnya pemikiran bahwa seseorang dalam kehidupan kita akan punya perencanaan untuk perkembangan diri kita.

Sementara, yang kita butuhkan adalah memulai rencana pertumbuhan diri. Kita sendiri yang bertanggung jawab dan menyadari pentingnya perencanaan untuk pengembangan diri. Sering pula orang punya miskonsepsi bahwa untuk membuat dirinya berkembang dan meraih potensi, ia harus mereasa terinspirasi dahulu untuk belajar dan bertumbuh.

Memulai adalah kata kuncinya. John Maxwell berbagi bahwa saat ia menyadari untuk punya perencanaan terhadap perkembangan dirinya, ia tidak punya uang, pengalaman dan waktu yang banyak untuk melakukannya. Ia punya harapan untuk membuat perbedaan berarti bagi hidupnya. Ia tidak merasa harus terinspirasi dulu untuk memulainya. Ia tetap memulai.

Yang Anda butuhkan untuk memulainya adalah komitmen dalam diri untuk konsisten melakukan perubahan yang direncanakan. Bila Anda melakukannya, Anda akan menikmati prosesnya dan suatu hari Anda bisa menatap ke belakang dan bersyukur betapa besarnya perubahan signifikan yang Anda capai lewat perencanaan dan komitmen menjalaninya.

Hal utama untuk berhasil dalam pengembangan diri Anda dan mencapai tujuan Anda adalah kenali dan pahami talenta unik yang Anda miliki. Selain itu, temukan arena yang tepat untuk Anda menggunakan talenta tersebut. John Maxwell di usia mudanya menyadari bahwa ketika ia memimpin atau berkomunikasi, ia merasa itulah dirinya dan itu kekuatannya. Sesuatu yang memberikan energi bagi dirinya, dan membawa manfaat bagi kehidupan orang lain.

Luangkan waktu untuk merefleksikan diri dan menggali intensi, perilaku juga potensi Anda. Sebagaimana kamu dapat memahami diri sendiri, kamu juga akan dapat mengembangkan diri. Untuk itu, sangatlah penting memahami bukan hanya apa yang Anda ingin untuk kerjakan, tetapi juga alasan mengapa Anda mengerjakannya.

<
>
2 dari 7
Baca di Pimtar App Beli Buku Ini
Buku
Beth Kempton
Seni Menemukan Keindahan dalam Ketidaksempurnaan
Buku
Muthia Sayekti
Seni Menerima Diri Apa Adanya
Buku
Shelina Janmohamed
Generasi Muda Muslim dan Cara Mereka Membentuk Dunia
Buku
J. Sumardianta & Wahyu Kris AW
Marwah Era Milenial Tuah Generasi Digital
Video
Anne Marie Albano
Keterampilan Menghadapi Situasi yang Tidak Pasti
Buku
Malcolm Gladwell
Ketika Si Lemah Menang Melawan Raksasa