Buku

101 Tips Mengelola Generasi X, Y, & Zoomer di Tempat Kerja

Bagaimana Seharusnya Perusahaan Memberlakukan Karyawan dari Tiga Generasi Berbeda
By Cheryl Cran
<
>
6 dari 7

Hal universal yang memicu kesenangan bekerja bagi generasi X, Y, dan Zoomer adalah lingkungan kerja yang kondusif. Lingkungan kerja ini tercipta dari upaya pemeliharaan budaya-budaya baik yang diterapkan di tempat kerja.

Budaya yang mendukung terciptanya suasana kondusif di tempat kerja, antara lain:

  • berempati, membuat karyawan merasa aman dan tidak terhakimi;
  • kebebasan berekspresi, membuat karyawan merasa dianugerahi kontrol lebih besar;
  • menghargai, penting untuk mengakui tingkah laku yang baik sesegera mungkin;
  • mendukung, terutama terhadap pengembangan individu masing-masing.

Di samping faktor budaya, penanganan terhadap tingkat stres karyawan juga harus  diperhatikan. Sebagian besar Zoomer merasa stres karena beban pekerjaan yang berat serta tanggungan keluarga yang harus diurus, terutama anak-anak dan orang tua mereka.

Gen X stres karena bingung menyeimbangkan antara keluarga dan pekerjaan. Sedangkan stres yang dialami gen Y umumnya disebabkan rasa bosan dan ketidaksenangan di tempat kerja. 

Suasana kolaborasi yang harmonis ikut mendukung terciptanya lingkungan kerja yang menyenangkan. Kuncinya adalah membangun gagasan positif bahwa setiap generasi memiliki kekuatannya masing-masing.

Di samping perbedaan karakter, ketiga generasi memiliki satu keinginan yang sama, yaitu menikmati hidup. Oleh karena itu, perusahaan perlu lebih luwes dalam merespon hal tersebut. Khusus bagi Zoomer, tidak mudah bagi mereka mengekspresikan keinginan yang satu ini.

Berikut beberapa cara yang dapat  dilakukan perusahaan lakukan agar karyawan merasa nyaman di tempat kerja :

  • memahami bahwa karyawan pun memiliki kehidupan lain di luar pekerjaan;
  • tidak menghakimi pilihan karyawan;
  • menetapkan lokasi kerja dan jam kerja yang lebih fleksibel; dan
  • memberi cuti di periode yang tidak sibuk bagi perusahaan.

Yang utama bukanlah apa yang Anda katakan atau lakukan, namun bagaimana Anda mempengaruhi perasaan orang.

Maya Angelou

<
>
6 dari 7
Baca di Pimtar App Beli Buku Ini
Buku
David Niven,Ph.D.
Terobosan Baru dalam Penyelesaian Masalah
Buku
Lee Kuan Yew
Master Berpengetahuan Luas tentang Tiongkok, Amerika Serikat, dan Dunia
Buku
J. Keith Murnighan
Menjadi pemimpin efektif tanpa harus mengatur secara berlebihan
Buku
Adam Bryant
Pelajaran dari Para CEO Hebat tentang Pembentukan Budaya Inovasi
Buku
John P.Kotter
Membangun Kecerdasan Strategis dalam Dunia yang Bergerak Semakin Cepat
Buku
Malcolm Gladwell
Ketika Si Lemah Menang Melawan Raksasa