Buku

Siklus Masalah Pendidikan (Indonesia)

Catatan Kritis Bagi Permasalahan Pendidikan di Indonesia
By J.C. Tukiman Taruna
<
>
2 dari 7

Guru (dan dosen) adalah saka guru pendidikan. Logikanya, jika selalu ada masalah terkait guru, khawatir pula lah kita terhadap konstruksi bangunan pendidikan.

Konstruksi rumah secara sederhana ataupun modern, senantiasa pasti mengenal tiang penyangga utama atau pilar. Dalam konteks pendidikan, pilar ini yang dalam kosakata bahasa Jawa disebut dengan saka guru.

Pilar utama tersebut sudah sudah menjadi tumpuan dan penyangga sebagian besar beban. Apabila saka guru ini lemah atau kurang kuat, khawatirlah orang terhadap seluruh konstruksi bangunan rumah itu.

Menjadi guru sebagai panggilan hidup pasti tidak mengandalkan ijazah semata-mata, melainkan terutama digerakkan oleh motivasi, komitmen, dan kemauan terus belajar. Guru sejati adalah guru yang berwibawa.

Kalau benar 75% guru-guru kita termasuk penggamang, mungkin kegamangannya lebih dikarenakan mereka merasa tidak berwibawa (lagi) di hadapan murid-murid, mengingat “ilmu keguruannya” tidak sepadan dengan tuntutan zaman dan kemajuan murid-murid. Tragis benar bila hal itu yang terjadi.

Guru sejati dapat ditemukan dalam diri guru-guru pemberani yang sebutlah jumlahnya mungkin kurang dari 25 persen saja.

Kemdikbud sebaiknya melacak dan berusaha menemukan guru-guru sejati yang jumlahnya sangat sedikit itu, dan bentuklah mereka itu menjadi agen perubahan sesuai muatan dan cita-cita kurikulum 2013.

<
>
2 dari 7
Baca di Pimtar App Beli Buku Ini
Buku
Dale Carnegie
Cara Menangani Stres dan Kecemasan dalam Kehidupan Sehari-hari
Buku
Asrul Right
Kok Masih Mau Jadi Guru Biasa-Biasa?
Buku
Daniel Goleman
Mengapa Kecerdasan Emosi Lebih Penting daripada IQ
Video
Julian Treasure
Seni Berbicara Agar Orang Lain Mau Mendengarkan
Buku
Brian Tracy
Berpikir dan bertindak seperti orang paling sukses dan bergaji paling tinggi
Buku
Heru Kurniawan
Sekolah Kehidupan yang Menyenangkan untuk Anak