Buku

Apa yang Orang Sukses Lakukan

Sebelum Sarapan, Saat Weekend, dan di Tempat Kerja
By Laura Vanderkam
<
>
2 dari 7

Waktu pagi adalah saat paling hectic dibandingkan waktu lainnya. Namun tak selamanya begitu, jika Anda bisa menciptakan rutinitas baru yang teratur dan mempunyai manfaat jangka panjang. Mereka bisa menjadi saat-saat produktif dan menyenangkan.

Steve Reinemund, mantan pimpinan dan CEO Pepsi, dia bangun lebih pagi dan melakukan kegiatan olahraga lari di atas treadmill sepanjang empat mill setiap harinya. Setelah itu Ia memanfaatkan waktu tenangnya untuk berdoa, membaca, dan mengikuti berita sebelum sarapan bersama keluarganya.

Disaat orang lain masih tertidur, Reinemund sudah berhasil meraih kemenangan.Itulah catatan waktu orang-orang sukses sebelum sarapan.

Penggunaan waktu pagi sama halnya dengan nasehat keuangan. Jika Anda menunggu akhir bulan untuk menyelamatkan keuangan, maka tidak akan ada tersisa.

Begitu pula pagi, jika Anda menunggu penghujung hari untuk mengerjakan sesuatu (yang seharusnya bisa dilakukan saat pagi hari), mungkin semua itu tidak akan terjadi.

Memang tidak mudah mengubah kebiasaan dan membuat catatan waktu pagi hari untuk melakukan banyak hal. Namun dengan adanya tekad, tidak ada yang sulit untuk dilakukan. Apapun hal yang Anda sukai bisa menjadi rutinitas pagi yang bermanfaat. Rutinitas yang paling baik adalah, yang jika dilakukan teratur membawa manfaat jangka panjang.

Orang-orang sukses menghabiskan paginya untuk aktivitas-aktivitas, seperti pengembangan karier, mempererat  hubungan dengan keluarga maupun teman dekat, serta memperhatikan diri sendiri. Seperti menyusun strategi pekerjaan terfokus, sarapan bareng keluarga, ataupun melakukan olahraga dan kegiatan spiritual lainnya.

Latihan fisik maupun rohani di pagi hari mampu membangkitkan suasana hati. Banyak orang sukses melakukannya dan merasa lebih profesional dalam pekerjaannya, mempunyai visi yang matang, dapat berfikir lebih jernih serta mampu mengendalikan diri.

Menjadikan kegiatan sebagai sebuah rutinitas dan kebiasaan awalnya membutuhkan tekad yang kuat .”

Roy F. Baumeister

<
>
2 dari 7
Baca di Pimtar App Beli Buku Ini
Buku
Richard Calson
Cara Mudah Mencegah Masalah Kecil Mengganggu Hidup Kita
Buku
Daniel Goleman
Mengapa Kecerdasan Emosi Lebih Penting daripada IQ
Video
Anne Marie Albano
Keterampilan Menghadapi Situasi yang Tidak Pasti
Buku
Allan & Barbara Pease
Memahami Orang Lain Melalui Bahasa Tubuhnya
Buku
Tim Naviri
Betapa Tidur Tidak Seremeh yang Mungkin Anda Pikirkan
Buku
Brian Tracy & Dan Strutzel
Strategi Mengubah Mimpi Menjadi Takdir