Buku

The Presentation Secrets of Steve Jobs

Bagaimana Tampil Memukau di Depan Semua Audiens
By Carmine Gallo
<
>
2 dari 8

Untuk dapat menjual ide secara efektif, Anda harus membantu audiens untuk memahami apa yang Anda sampaikan. Adanya alur cerita yang jelas dan terarah akan memudahkan audiens untuk memahami apa yang ingin Anda sampaikan.

Adanya alur cerita juga bertujuan untuk membangun ketertarikan audiens. Sama seperti menyusun cerita dalam drama, presenter juga harus dapat merencanakan cara untuk memengaruhi perasaan audiens selama presentasi. Terdapat tujuh tips utama untuk membangun cerita yang menarik.

Pertama, Anda perlu membayangkan presentasi seperti apa yang ingin Anda sampaikan. Jangan terburu-buru membuka komputer atau laptop. Ambillah kertas dan tuliskan alur cerita Anda terlebih dahulu. Setelah itu barulah Anda dapat menyusun slide presentasi Anda dengan program di komputer maupun laptop.

Untuk menyusun cerita yang menarik, Anda perlu memperhatikan prinsip Argumen Persuasif Aristoteles berikut ini:

  • menyampaikan cerita yang membangun ketertarikan audiens;
  • menyampaikan permasalahan atau pertanyaan yang harus dijawab;
  • menawarkan solusi terhadap permasalahan tersebut;
  • menjelaskan manfaat dari solusi yang ditawarkan; dan
  • mengemukakan ajakan untuk beraksi, misalnya “Sekarang keluar dan belilah!”.

Selain itu, Anda dapat memanfaatkan sembilan elemen presentasi ini untuk memperkuat cerita Anda:

  1. Headline, yaitu ide besar yang harus diingat audiens. Pastikan Anda menggunakan headline yang singkat, yaitu kurang dari 140 karakter.
  2. Passion statement, yaitu pernyataan untuk membangun antusiasme audiens.
  3. Tiga pesan kunci, yaitu tiga pesan utama yang harus diterima audiens.
  4. Metafora dan analogi untuk mempermudah audiens memahami konsep yang disampaikan.
  5. Demonstrasi, untuk menunjukkan keunggulan ide yang disampaikan dengan praktik langsung.
  6. Partner, yaitu sosok lain yang dihadirkan. Anda dapat berbagi panggung dengan rekan Anda untuk membuat presentasi lebih menarik.
  7. Testimoni pihak ketiga, misalnya dari pelanggan, untuk membuat audiens lebih percaya.
  8. Video, yaitu bentuk presentasi ide secara lebih visual dan menarik.
  9. Properti pendukung, yaitu dengan cara mengoptimalkan segala properti yang ada di panggung dan tidak sekadar mengandalkan slide presentasi.

“Seseorang dapat memiliki ide yang paling hebat di dunia –sama sekali berbeda dan baru–namun semua itu akan sia-sia apabila ia tidak dapat meyakinkan orang lain.”

Gregory Burns

<
>
2 dari 8
Baca di Pimtar App Beli Buku Ini
Buku
Prita Kemal Gani
Panduan Kreatif Praktisi Humas
Buku
Erin Meyer
Kiat Sukses Menghadapi Keragaman Budaya dalam Bisnis
Buku
Ken Blanchard & Claire Diaz-Ortiz
How to Find and Work Witha Mentor–and Why You’ll Benefit from Being One
Buku
Drs. Arifin S. Harahap, M.Si
Membangun dan Mengelola Pemberitaan Televisi
Buku
Sophia Mega
Membangun Personal Branding melalui Media Sosial Tanpa Perlu Jadi Selebgram
Buku
Robert B. Cialdini
Sains dan Praktik tentang Membangun Pengaruh