Buku

Berteman dengan Demam

Siap Menghadapi Berbagai Masalah Kesehatan Anak Sehari-Hari
By dr. Arifianto, Sp.A & dr. Nurul I. Hariadi, FAAP
<
>
2 dari 7

Bisa dikatakan demam merupakan kondisi yang paling sering membuat anak dibawa ke dokter.

Banyak yang tidak tahu bahwa deman merupakan sebuah kondisi yang diciptakan tubuh untuk berbagai tujuan baik. Banyak pula yang belum paham bahwa demam merupakan reaksi yang menggambarkan terjadinya suatu proses dalam tubuh.

Saat kondisi demam, biasanya justru sedang terjadi penghambatan perkembangan virus dan bakteri dalam tubuh. Tingginya suhu tubuh saat demam tidak selalu berhubungan dengan makin beratnya penyakit.

Tubuh kita selalu siaga menghadapi mikro-organisme yang akan masuk ke dalam tubuh. Salah satunya adalah makrofag yang akan melepaskan aneka zat kimiawi (sitokin).

Berbagai sitokin tersebut akan meningkatkan kadar prostaglandin E2 yang dihasilkan oleh organ hipotalamus anterior, lokasinya ada dalam otak. Fungsinya untuk mengatur suhu manusia (termo-regular)

Meningkatkan prostaglandin E2 artinya menaikkan “set point” suhu tubuh yang berefek naiknya suhu tubuh. Jika suhu tubuh normal adalah 36,5-37,2 derajat celcius maka suhu tubuh di atas rentang tersebut akan dikatakan mengalami demam.

Jadi, jelas bahwa demam bukan penyakit.

Jika demam adalah reaksi yang ditimbulkan tubuh saat menghadapi infeksi, maka mungkin saja menandakan gejala suatu penyakit. Maka ketika seorang anak mengalami demam, maka yang harus dilakukan adalah mencari penyebab timbulnya demam.

Apakah ada suatu penyakit yang ditandai dengan demam menyerang? Obati penyakitnya, bukan gejalanya. 

Jagalah selalu kondisi anak ketika sedang mengalami demam. Usahakan menjaga suhu tetap sejuk serta jaga sirkulasi udara.

Pakaikan baju yang nyaman bagi anak, seperti pakaian berbahan tipis dan berlengan pendek. Pakaian tebal justru membuat panas tubuh sulit keluar.

Sering beri minuman jangan sampai mengalami hidrasi. Usahakan anak tidak melakukan aktivitas yang dapat meningkatkan suhu butuh seperti bermain lompat-lompatan.

Obat pereda demam bisa diberikan jika suhunya di atas 38. Tujuannya lebih untuk membuat anak merasa nyaman, bukan untuk menurunkan suhu badan. 

Tak ada hubungannya antara tinggi suhu tubuh dengan risiko kejang demam. Kejang demam bisa muncul terhadap anak yang memiliki kecenderungan tersebut.

Ketika kejang berlangsung lebih dari 5 menit dan anak tak sadar, maka segeralah bawa ke dokter atau RS terdekat.

“Tingginya suhu badan (demam) tidak selalu berhubungan dengan makin beratnya penyakit. Mayoritas demam berlangsung singkat dan sebenarnya bertujuan melindungi tubuh manusia”

 

dr. Arifianto, SpA & dr Nurul I Hariadi, FAAP

<
>
2 dari 7
Baca di Pimtar App Beli Buku Ini
Buku
Erica Reischer, Ph.D.
75 Strategi Sederhana untuk Membesarkan Anak-Anak yang Bertumbuh
Buku
Allan & Barbara Pease
Hal-hal yang Perlu Dipahami mengenai Perbedaan Pria dan Wanita
Buku
Dr. Kevin Leman
Menjadikan Anak Laki-laki Anda Pribadi yang Luar Biasa
Buku
Dr. dr. Zakiudin Munasir , Sp.A(K)
Petunjuk Praktis Mengenai Alergi pada Anak untuk Awam dan Kalangan Medis Anak
Buku
Alice Miller
Anak Berbakat Mencari Jati Diri
Buku
Annisa Rahmania
Serba-serbi Jalan-jalan Bersama bayi